Tenun Lurik tentunya tidak asing lagi di telinga kita. Saat ini bahan tenun menjadi salah satu bahan terbaik untuk ditampilkan menjadi busana dalam berbagai kesempatan, seperti busana kerja, busana pesta, busana santai atau rekreasi. Tenun lurik dapat dikategorikan unisex atau dapat digunakan untuk wanita maupun pria dari usia anak-anak, remaja bahkan dewasa.

Beragam desain dengan style, pilihan warna, dan motif corak yang beragam akan menjadi sebuah busana yang menarik untuk ditampilkan, menambah keanggunan dan kewibawaan seseorang  saat mengenakannya. Tim Skasix Fashion Design berhasil mewujudkan perpaduan style, pilihan warna, dan motif menjadi sebuah karya yang luar biasa, serta mampu menampilkan delapan hasil karya yang luar biasa di ajang bergengsi yaitu Jogja Fashion Week.

“Alhamdulillah, Tim Skasix Fashion Design bisa menampilkan karya dan inovasi di bidang fashion yang mengikuti trend-nya. Kerja keras ini tentunya melibatkan siswa yang di mulai dari membuat desain, pola, dan produksi. Tema yang diambil adalah ‘Semangat Menempuh Jalan yang Lurus’. Mengapa? Karena di dunia pendidikan, Tim Skasix Fashion Design berharap apapun keadaannya dan perkembangannya kami ingin semua siswa berada di jalan yang lurus dan kita tuangkan di desain baju tersebut. Untuk itu, kami mencari bahan yang memiliki motif lurus, yaitu tenun. Tenun yang kami gunakan adalah Tenun Ikat Troso Jepara dan Tenun Ikat Baidan Klaten. Pemilihan bahan tersebut memiliki filosofi, yaitu semua keunikan bisa disatukan dimanapun kita berada, utamanya di SMK Negeri 6 Semarang.” terang Noor Aida Rahmiati, S.Pd, M.Pd salah satu Tim Skasix Fashion Design yang juga salah satu guru tata busana di SMK Negeri 6 Semarang.

Mencintai dan menjaga warisan budaya Indonesia sudah menjadi kewajiban kita sebagai generasi penerus bangsa. Dengan mencintai, merawat, dan melestrarikan budaya Indonesia maka kita akan berkontribusi menjaga identitas nasional. Mari cintai, rawat, dan lestarikan budaya Indonesia.