Sesuai dengan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wikan Sakarinto, ST, M.Sc, Ph.D, tentang link and match atau saat ini lebih dikenal dengan istilah pernikahan antar vokasi dan industri dan dunia kerja (IDUKA), SMK Negeri 6 Semarang sudah melaksanakan link and match dengan industri.

Kegiatan link and match yang dilakukan antara lain : penyusunan dan sinkronisasi kurikulum yang rutin dilaksanakan setiap awal tahun ajaran baru, pelaksanaan PKL siswa, magang guru, guru tamu dari industri, dan kelas industri. Dengan adanya pendampingan dari industri, SMK Negeri 6 tetap melakukan inovasi, terobosan, serta terus meningkatkan link and match sesuai instruksi bapak Dirjen Vokasi.

Salah satu wujud link and match SMK Negeri 6 dengan IDUKA, adalah pembuatan produk unggulan siswa. Dalam pembuatan produk unggulan, siswa mendapatkan bimbingan dari industri. Contoh produk unggulan tersebut adalah : produk olahan ikan bandeng, minuman herbal, pembuatan baju seragam siswa dan lenan rumah tangga.

Untuk produk olahan ikan bandeng, siswa tata boga mendapatkan bimbingan dari UD. Mina Makmur. UD. Mina Makmur merupakan UMKM di Kota Semarang yang produknya sudah pernah diekspor ke Jepang dan pernah mengikuti pameran di luar negeri. Minuman herbal berupa produk jamu beras kencur dan kunyit asam. Minuman herbal merupakan produk unggulan siswa kompetensi keahlian Tata Kecantikan. Untuk siswa busana mendapatkan pendampingan dari Nining Collection, untuk produk lenan rumah tangga.

Dengan adanya produk unggulan tersebut, pada tanggal 19 Agustus 2020, SMK Negeri 6 Semarang memamerkan produk unggulan siswa. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah I Bapak Budi Santosa, S.Pd, M.Pd, M.Si dan dihadiri oleh industri pasangan SMK Negeri 6 Semarang.